Langsung ke konten utama

WELCOME


“Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh”

Bismillah, wa ‘ala millati rosulillah, ‘amma ba’dah

Seiring berkembangnya technology, kini semakin banyak instansi-isntansi maupun individu yang memanfaatkan dunia maya. Baik sebagai tempat berbagi, bercengkrama, bersosialisasi, belajar bahkan bisnispun kini bisa dilakukan di dunia maya.

Melihat kondisi yang demikian, kamipun sebagai calon sarjana hukum, sebagai "agen of change" tak mau tertinggal dan terpuruk dalam ke-kuno-an, karnanya kami mulai mecoba untuk memanfaatkan dunia maya. baik sebagai sarana komunikasi, sosialisasi dan tentunya, "pendidikan".

Dengan bermodalkan “basmalah” kami mulai mencoba menekuni kegiatan ini. Tak banyak yang bisa kami berikan melalui blog ini. Namun, ada satu hal yang pasti ada di sini, yaitu “Kenangan”.

Di sini kami hanya memosting goresan-goresan memori tentang study kami di kampus hijau STAIN Ponorogo. Dan memori-memori itu tak kan pernah terbesit dalam angan kami tanpa adanya semua pihak yang telah membimbing kami, membantu kami, baik berupa dukungan, ilmu, tenaga, dan banyak hal lainnya.

Di sisi lain kami hanya mampu berterima kasih dan tiak mampu membalas semua itu. Namun, kami juaga manusia biasa, yang tak pernah luput dari dosa dan hilaf. Karenaya, kami tak segan-segan untuk meminta kritik dan saran dari semua pihak yang berkenan untuk memberikan saran dan masukannya kepada kami.

Akhir kata “wa billahi taufiq wal hidayah, wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wa barokatuh

Ponorogo, 1 Januari 2013

Waka Smu “C”

Postingan populer dari blog ini

Tarikh Tasyri' Periode Nabi

Tasyri’ periode Makkah, cenderung fokus pada proses penanaman tata nilai tauhid, seperti iman kepada Allah, rasul-Nya, hari kiamat, dan perintah untuk berakhlak mulia, kebersamaan, menepati janji dan menjauhi kerusakan akhlak, seperti: zina, pembunuhan dan penipuan. Mengapa demikian ? Karena kondisi sosial-budaya masyarakat Arab dalam kondisi terrendah. Sedangkan Tasyri’ periode Madinah dikenal dengan perode penataan dan pembentukan hukum Islam. Di sini Islam lebih diterima dan tidak hanya menjadi komunitas agama, namun juga sosial-politik. Ayat-ayat Al-Qur’an turun bukan hanya tentang ketahuidan, tetapi banyak tentang hubungan antar manusia (muamalah), hukum personal (ahwal asy-syahsiyyah), dan tata sosial-politik. Sumber hukum yang digunakan adalah al-Qur’an, as-Sunnah, Ijtihad Rasul, dan Ijtihad Sahabat. Pada masa ini semua persoalan agama masih bisa ditemukan jawabannya, dan tidak menimbulkan perpecahan. Jika pun ada perbedaan pendapat, hal tersebut tidak pernah lep...

Kebiasaan

Suatu hari ketika saya dalam bus hendak berangkat ke kantor, tanpa sengaja mendengar percakapan seorang yang duduk di samping saya melalui telepon selulernya (tentu ini bukan perbuatan sopan mendengar pembicaraan orang yang tidak ada hubungannya dengan saya) dengan nada sedikit tinggi dia berkata “Itu sudah kebiasaan, tidak bisa dirubah. Jadi terima saja apa adanya!” Saya sedikit kaget lalu melirik ke arah dia. Seorang gadis cantik, dari raut wajahnya jelas terlihat dia sedang marah dan menahan emosi. Wajahnya tegang dan bola matanya sedikit membesar, tangan kirinya menggenggam erat handphone yang menempel ditelinga. Sebenarnya siapa yang peduli dengan ucapannya. Tidak ada yang istimewa, semua orang juga boleh berkata begitu. Tapi entah mengapa pikiran saya menangkap sesuatu yang tidak nyaman dan seperti ada sesuatu yang mengganjal dihati. Di sepanjang perjalanan pikiran saya terus terusik, digelitik oleh ucapannya itu, dan bertanya-tanya dalam hati “Apa iya, kebiasaan itu tidak bisa ...

Saksi Bisu Pengorbanan Guru

Sebuah rumah reyot berdiri di pinggir desa kecil ibu kota. Tak banyak kendaraan yang lewat. Paling-paling yang ada hanya becak dan angkutan umum kecil. Satu jam, satu angkot. Rumah reyot itu keadaannya sudah lama tak terurus. Penghuninya sudah meninggalkan dia menuju ke Ibu kota. Yang menjadi temannya adalah angin, burung-burung kecil yang berkicau juga suara deru mesin kendaraan bermotor ketika ada yang melintasi jalanan penuh batu. Dia merasa kesepian. Tulisan ‘RUMAH DIJUAL’ yang tulisannya sudah hampir tak terbaca lagi itu tetap berdiri mendampinginya di bagian depan meski agak rapuh jua. Dia menanti tuannya yang baru. Dia terus menanti.. menanti.. sampai akhirnya penantian panjang itu membuahkan hasil. Sebuah kendaraan bermotor terparkir di depan rumah. Awalnya, rumah pikir bahwa kendaraan bermotor itu adalah kendaraan yang hanya sekedar markir karena mogok di jalanan. Tapi, nyata tidak. Ia berusaha menilik kembali dari celah-celah rimbunnya dahan pepohonan tua yang menghalangi pe...