Langsung ke konten utama

Outline Tasyri'

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PONOROGO
JURUSAN SYARIAH
PROGRAM STUDI MUAMALAH
Semester Genap Tahun Akademik 2012/2013
 


Outline Mata Kuliah
Mata kuliah      : Tarikh Tasyri’
Bobot SKS       : 2 SKS
Semester          : IV (Empat)
A.     Deskripsi Dan Tujuan Mata Kuliah
Mata kuliah Tarikh Tasyri’ termasuk mata kuliah pengembangan keilmuwan dan keterampilan (MKK). Ia merupakan mata kuliah yang wajib diberikan pada Prodi Akhwal Syakhsiyah dan Muamalah yang mendukung kompetensi penunjang. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami sejarah perkembangan penetapan hukum Islam sejak masa Rasulullah hingga saat ini sehingga mereka mampu mengetahui keberadaan hukum Islam yang ada pada masa sekarang ini.
B.     Standart Kompetensi
Mahasiswa memiliki penguasaan dan pemahaman baik mengenai Tarikh Tasyri’, perkembangan dan pembentukan Hukum Islam khususnya di Indonesia.
C.     Desain Konten (concept Map)

Tarikh Tasyri’
Periodisasi Sejarah Perkembangan Pembentukan Hukum Islam
Pengantar Tarikh Tasyri’
Era keemasan, Era Jumud, Kebangkitan kembali Fiqh
Sejarah Perkembgn Hukum Islam di Indonesia
Modernisasi Hukum Islam
 
D.     Rencana Alokasi waktu Perkuliahan
Ke
Pokok Bahasan
Ket
I.
Kontrak Kuliah dan Penyampaian Outline
·   Tinjauan umum tentang Tarikh Tasyri’: Sebuah Pengantar

II.
Sejarah Perkembangan dan Pembentukan Hukum Islam

III.
Periode Rasulullah: Masa Pembinaan dan pembentukan hukum Islam
·   Proses Perkembangan syariat periode Makkah
·   Tasyri’ periode Madinah

IV.
Periode Khulafaur Rasyidin : Masa Penafsiran dan Fatwa
·   Pengumpulan Al-Qur’an
·   Periwayatan Sunnah
·   Ruang Ijtihad Sahabat
·   Kondisi Fiqih pada Periode ini dan factor-faktor yang mempengaruhinya

V.
Periode Tabi’in : Masa Pertumbuhan dan Perkembangan golongan Politik dan Sekte
* Meluasnya ruang Ikhtilaf
* Penggunaan Rasio
* Faktor yang mempengaruhi perkembangan fiqh pada periode ini

VI.
Periode Atba’ al-Fuqaha’ (Era Keemasan): Masa Pembangunan Madzhab dan Pembukuan Hadits
·   Kodifikasi Sunnah, penulisan tafsir, fiqh dan Ushul Fiqh
·   Dasar pemikiran dan perkembangan mazhab hukum Islam
·   Munculnya madzhab-madzhab Fiqh (Madzahibul arba’ah)

VII.
Fiqh Era Jumud, Taqlid dan Stagnasi (Keterpakuan Tekstual)
* Tertutupnya Pintu Ijtihad
* Faktor-faktor timbulnya sikap taqlid dan kejumudan berpikir di kalangan umat Islam
* Kerja Ulama pada masa ini (tarjih, pembelaan madzhab, perumusan dasar-dasar madzhab)

VIII
UTS

IX
Fiqh dalam era kebangkitan kembali
* Keharusan kebangkitan fiqh: Kea rah Rekonstruksi Fiqih

X
Perkembangan hukum Islam di Indonesia
* sejarah hukum Islam pada zaman kerajaan Mengetahui sejarah hukum Islam pada zaman VOC
* Mengetahui Sejarah hukum Islam pada zaman penjajahan
* Mengetahui sejarah hukum Islam pada zaman kemerdekaan

XI
Pertumbuhan dan Perkembangan Hukum Islam dalam Pranata Sosial

XII
Modernisme dalam Hukum Islam

XIII
Munculnya istilah-istilah fiqhiyyah dan tokoh-tokoh mujtahid serta pengaruhnya terhadap perkembangan tasyri’

XIV
Reaktualisasi hukum Islam dan pengaruhnya terhadap dinamika umat Islam masa kini.

XV
Refleksi via Resume

XVI
UAS

E.     Bahan Rujukan
1.      Khudhari Bik, Tarikh al-Tayri’ al-Islami.
2.       Ahmad Syalabi, Tarikh al-Tasyri’ al-Islami.
3.      Muhammad ‘Ali al-Sayis, Tarikh al-Fiqh al-Islami.
4.       ‘Ali Hasballah, Ushul al-Tasyri’ al-Islami.
5.       ‘Umar Sulaiman al-Asyqar, Tarikh al-Fiqh al-Islami.
6.       Munawir Sjadzali, Reaktualisasi Hukum Islam.
7.       Hasbi Ash-Shiddieqi, Sejarah Pertumbuhan Hukum Islam.
8.       Amir Syarifuddin, Pembaharuan Pemikiran dalam Hukum Islam.
9.       Jaih Mubarok, Sejarah dan Perekembangan Hukum Islam.
10.   Fazlur Rahman, Islam and Modernity.
11.  Philips, Abu ameenah Bilal, 2005, The Evolution of Fiqh (Islamic Law & The Madh-habs), Riyadh:  International Islamic Publishing House
12.  Ash Shiddieqy, Teungku Muhammad Hasbi, 2001, Pengantar Hukum Islam, Semarang: PT. Pustaka Rizk Putra
13.  Sirry, Mun’im A., 1996, Sejarah Fiqh Islam: SebuaPengantar, Surabaya: Risalah Gusti
14.  Yasin, R.Cecep Lukman., 2009, Compilation of Islamic Law, Malang, UIN-Malang Press
15.  Zuhri, Muh., 1997, Hukum Islam Dalam Lintasan Sejarah, Jakarta: PT Raja Grafindo persada

F.   Strategi Pembelajaran
Kuliah ini direncanakan sebanyak enam belas (16) pertemuan, termasuk didalamnya terhitung agenda UTS dan UAS yaitu mulai tanggal 18 Februari 2013 sampai dengan 10 Juni 2013. Pertemuan pertama akan disampaikan outline mata kuliah Penulisan Karya Ilmiah dan kontrak belajar. Sistem perkuliahan ini mengunakan approach (pendekatan) learning bukan teaching, yaitu konsep belajar setara untuk sharing secara aktif antara dosen dan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan penugasan. Materi UAS akan diambil dari hasil tatap muka dan dari makalah-makalah tugas yang telah atau belum dipresentasikan di kelas. Tugas individu/kelompok ditulis dalam bentuk makalah dengan menggunakan standar penulisan ilmiah .
G.    Sistem Perkuliahan dan Evaluasi Proses Belajar
1.   Mahasiswa diharapkan berperan aktif dalam proses pembelajaran. Keaktifan mahasiswa akan dinilai dari partisipasi mereka dalam memberikan gagasan, pertanyaan, kritik dan komentar ketika proses perkuliahan berlangsung. Bersama dengan kehadiran (minimal 75% kehadiran dari 16 kali tatap muka), partisipasi aktif mahasiswa diberikan penilaian 20%.
2.   Setiap mahasiswa (dibagi dalam beberapa kelompok) mempresentasikan tema tertentu dan membuat makalah untuk materi yang akan dipresentasikan. Mahasiswa diharuskan mempelajari materi-materi yang sudah ditentukan dan diharapkan dapat melengkapinya dengan materi yang relevan. Mahasiswa juga diminta untuk membuat setidaknya 1-3 pertanyaan untuk setiap pertemuan. Penilaian untuk setiap presentasi, makalah dan penugasan adalah 30%.
3.   Ujian Tengah Semester (UTS) diadakan untuk mengevaluasi penguasaan materi selama setengah semester dengan penilaian 20%. Sedangkan Ujian Akhir Semester (UAS) diadakan untuk mengevaluasi penguasaan keseluruhan materi selama satu semester dengan penilaian 30%.
H.    Saran-saran
1. Hal-hal yang kurang jelas, jangan segan-segan ditanyakan di dalam kelas, kampus atau via hp.
2. Biasakanlah bekerja dengan rencana terjadwal; sangat tidak arif menunda-nunda sebuah pekerjaan.
3. Buatlah rencana belajar untuk satu semester ini di selembar kertas manila.
4. Belajar adalah investasi yang tak ternilai harganya untuk masa depan Anda
I.   Identitas Dosen
1. Nama : Nihayatur Rohmah, M.S.I
2. Alamat : Jl. Sunan Ampel No. 498 RT 16 RW 08 Karanganyar Sumberejo Geger Madiun
4. HP : 081556501613




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tarikh Tasyri' Periode Nabi

Tasyri’ periode Makkah, cenderung fokus pada proses penanaman tata nilai tauhid, seperti iman kepada Allah, rasul-Nya, hari kiamat, dan perintah untuk berakhlak mulia, kebersamaan, menepati janji dan menjauhi kerusakan akhlak, seperti: zina, pembunuhan dan penipuan. Mengapa demikian ? Karena kondisi sosial-budaya masyarakat Arab dalam kondisi terrendah. Sedangkan Tasyri’ periode Madinah dikenal dengan perode penataan dan pembentukan hukum Islam. Di sini Islam lebih diterima dan tidak hanya menjadi komunitas agama, namun juga sosial-politik. Ayat-ayat Al-Qur’an turun bukan hanya tentang ketahuidan, tetapi banyak tentang hubungan antar manusia (muamalah), hukum personal (ahwal asy-syahsiyyah), dan tata sosial-politik. Sumber hukum yang digunakan adalah al-Qur’an, as-Sunnah, Ijtihad Rasul, dan Ijtihad Sahabat. Pada masa ini semua persoalan agama masih bisa ditemukan jawabannya, dan tidak menimbulkan perpecahan. Jika pun ada perbedaan pendapat, hal tersebut tidak pernah lep...

Kebiasaan

Suatu hari ketika saya dalam bus hendak berangkat ke kantor, tanpa sengaja mendengar percakapan seorang yang duduk di samping saya melalui telepon selulernya (tentu ini bukan perbuatan sopan mendengar pembicaraan orang yang tidak ada hubungannya dengan saya) dengan nada sedikit tinggi dia berkata “Itu sudah kebiasaan, tidak bisa dirubah. Jadi terima saja apa adanya!” Saya sedikit kaget lalu melirik ke arah dia. Seorang gadis cantik, dari raut wajahnya jelas terlihat dia sedang marah dan menahan emosi. Wajahnya tegang dan bola matanya sedikit membesar, tangan kirinya menggenggam erat handphone yang menempel ditelinga. Sebenarnya siapa yang peduli dengan ucapannya. Tidak ada yang istimewa, semua orang juga boleh berkata begitu. Tapi entah mengapa pikiran saya menangkap sesuatu yang tidak nyaman dan seperti ada sesuatu yang mengganjal dihati. Di sepanjang perjalanan pikiran saya terus terusik, digelitik oleh ucapannya itu, dan bertanya-tanya dalam hati “Apa iya, kebiasaan itu tidak bisa ...

Saksi Bisu Pengorbanan Guru

Sebuah rumah reyot berdiri di pinggir desa kecil ibu kota. Tak banyak kendaraan yang lewat. Paling-paling yang ada hanya becak dan angkutan umum kecil. Satu jam, satu angkot. Rumah reyot itu keadaannya sudah lama tak terurus. Penghuninya sudah meninggalkan dia menuju ke Ibu kota. Yang menjadi temannya adalah angin, burung-burung kecil yang berkicau juga suara deru mesin kendaraan bermotor ketika ada yang melintasi jalanan penuh batu. Dia merasa kesepian. Tulisan ‘RUMAH DIJUAL’ yang tulisannya sudah hampir tak terbaca lagi itu tetap berdiri mendampinginya di bagian depan meski agak rapuh jua. Dia menanti tuannya yang baru. Dia terus menanti.. menanti.. sampai akhirnya penantian panjang itu membuahkan hasil. Sebuah kendaraan bermotor terparkir di depan rumah. Awalnya, rumah pikir bahwa kendaraan bermotor itu adalah kendaraan yang hanya sekedar markir karena mogok di jalanan. Tapi, nyata tidak. Ia berusaha menilik kembali dari celah-celah rimbunnya dahan pepohonan tua yang menghalangi pe...