Langsung ke konten utama

Tarikh Tasyri' Periode Nabi




Tasyri’ periode Makkah, cenderung fokus pada proses penanaman tata nilai tauhid, seperti iman kepada Allah, rasul-Nya, hari kiamat, dan perintah untuk berakhlak mulia, kebersamaan, menepati janji dan menjauhi kerusakan akhlak, seperti: zina, pembunuhan dan penipuan. Mengapa demikian? Karena kondisi sosial-budaya masyarakat Arab dalam kondisi terrendah.
Sedangkan Tasyri’ periode Madinah dikenal dengan perode penataan dan pembentukan hukum Islam. Di sini Islam lebih diterima dan tidak hanya menjadi komunitas agama, namun juga sosial-politik. Ayat-ayat Al-Qur’an turun bukan hanya tentang ketahuidan, tetapi banyak tentang hubungan antar manusia (muamalah), hukum personal (ahwal asy-syahsiyyah), dan tata sosial-politik.
Sumber hukum yang digunakan adalah al-Qur’an, as-Sunnah, Ijtihad Rasul, dan Ijtihad Sahabat. Pada masa ini semua persoalan agama masih bisa ditemukan jawabannya, dan tidak menimbulkan perpecahan. Jika pun ada perbedaan pendapat, hal tersebut tidak pernah lepas dari pantauan dan koreksi Rosul.

Selengkapnya bisa anda download di sini  

Komentar

  1. 1. Dalam makalah ini banyak sekali kata yang kurang tepat dalam penulisannya.
    2. Saya juga mau bertanya tentang perjanjian Hudaibiah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Kami akui memang masih banyak kata dalam makalah ini yang salah dalam hal penulisannya dan kami akan menerima dan melaksanakan “revisi”
      2. Memang yang kami utamakan dalam makalah ini adalah Tasyri’-nya bukan tarikh-nya. Jadi kami hanya menyampaikan sedikit tentang perjanjian Hudaibiah.

      Hapus
    2. Sekedar saran, lain kali ketika kita menyampaikan sesuati yang bukan merupakan substansi daripada materi yang kita sampaikan, kita bisa meletakkan keterangan pada bagian footnote. Jadi footnote tidak sekedar berisi referensi melulu. Akan tetapi bisa juga diisi dengan keterangan-keterangan, arti-arti istilah dsb.

      Hapus
  2. Saya mau tanya tentang penulisan “Nabi”. Itu yang benar “N”-nya besar apa kecil, kan ada di tengah kalimat bukan di awal kalimat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang terjadi perbedaan dalam menuliskan kata “Nabi”, “Rosul” dsb. apakah menggunakan huruf kapital ataukah tidak. Akan tetapi kami lebih condong memilih untuk menggunakan pendapat yang kedua.

      Hapus
  3. Kenapa pada makalah tersebut hanya diceritakan masa kecil nabi? Sedangkan masa remaja dan dewasanya tidak. Padahalkan itu sangat perlu untuk kita ketahui!
    Lagipula anda telah memancing kami untuk bertanya tentang masa remaja dan masa dewasa beliau dengan memberikan judul “masa kecil Nabi”.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk subbab dengan judul “masa kecil Nabi” kami rubah menjadi “Nabi dan Risalah Kenabian” sehingga tidak menimbulkan rasa ingin tahu terhadap masa remaja dan masa dewasa Nabi.
      Di sisi lain, meskipun secara judul tidak mencantumkan masa remaja dan dewasa beliau, namun isi daripada subbab tsb menceritakan kisah kecil Nabi hingga usia 25. Sedangkan periode sesudahnya, telah tersirat pada subbab “Tasyri’ Periode Nabi”.
      Di samping itu, masa kecil adalah masa yang paling berpengaruh dalam membentuk karakter dan kepribadian seseorang. Dan biasanya, masa dewasa seseorang tidak jauh berbeda dangan masa kecilnya. Sehingga tanpa diceritakan masa remaja dan dewasa pun, dari kisah tentang masa kecil, biasanya bisa dilihat dan dikira-kira bagaimana masa remaja dan dewasa seseorang.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budaya Kekerasan

Oleh: Agus Prasetyo Kita semua setuju bahwa budaya kekerasan tidak baik.Ledakan bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton adalah bentuk budaya kekerasan. Oleh karena itu semua orang (kecuali teroris tentunya) mengutuknya. Namun pernahkah kita berpikir bahwa budaya kekerasan telah menyelinap masuk demikian jauh dalam kehidupan kita sehari-hari? Bentuk-bentuk umum dari kekerasan adalah perang, atau bentrokan antara demonstran dengan polisi atau peristiwa penggusuran. Ada baiknya kita mulai berpikir apakah tindakan kita termasuk bentuk kekerasan atau tidak. 1. Dalam Masyarakat Tindakan penggusuran tentu diamini adalah bentuk kekerasan. Namun pernahkah kita berpikir bahwa perilaku berkendaraan yang buruk di jalan seperti menyalip atau melanggar lampu merah adalah juga bentuk kekerasan? Perilaku bunuh diri juga merupakan bentuk kekerasan yang ditujukan pada diri sendiri. 2. Dalam Pendidikan Syarat kelulusan yang sebetulnya baik sering dipakai sebagai dalih untuk beban keuangan tambahan ...

Saksi Bisu Pengorbanan Guru

Sebuah rumah reyot berdiri di pinggir desa kecil ibu kota. Tak banyak kendaraan yang lewat. Paling-paling yang ada hanya becak dan angkutan umum kecil. Satu jam, satu angkot. Rumah reyot itu keadaannya sudah lama tak terurus. Penghuninya sudah meninggalkan dia menuju ke Ibu kota. Yang menjadi temannya adalah angin, burung-burung kecil yang berkicau juga suara deru mesin kendaraan bermotor ketika ada yang melintasi jalanan penuh batu. Dia merasa kesepian. Tulisan ‘RUMAH DIJUAL’ yang tulisannya sudah hampir tak terbaca lagi itu tetap berdiri mendampinginya di bagian depan meski agak rapuh jua. Dia menanti tuannya yang baru. Dia terus menanti.. menanti.. sampai akhirnya penantian panjang itu membuahkan hasil. Sebuah kendaraan bermotor terparkir di depan rumah. Awalnya, rumah pikir bahwa kendaraan bermotor itu adalah kendaraan yang hanya sekedar markir karena mogok di jalanan. Tapi, nyata tidak. Ia berusaha menilik kembali dari celah-celah rimbunnya dahan pepohonan tua yang menghalangi pe...

Ada Apa Tahun 2012?

“Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever. – Hiduplah seakan kau akan mati besok. Belajarlah seakan kau akan hidup selamanya.” Mahatma Gandhi. Bangsa Maya, yang pernah hidup di selatan Meksiko atau Guatemala, sangat dikenal kemampuannya dalam ilmu astronomi dan matematika. Bangsa pertama yang menggunakan angka nol (0) ini meramalkan bahwa pada tanggal 21 Desember 2012 akan menjadi akhir peradaban umat manusia. Mereka memprediksi pada tanggal tersebut akan muncul gelombang galaksi besar yang mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka bumi ini, yang akan merusak keseimbangan mekanisme vital bumi dan tubuh semua makhluk, termasuk manusia. Sementara itu, berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975, diperkirakan akan muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom...