Langsung ke konten utama

Jadwal UTS kelas Smu C/Semester III/Nop-2013

Jumat, 8 Nop. 2013
NIM
Jml
Jam ke
Mata Kuliah
R
Ket.
72-83
10
I
08.00 - 09.15
Tafsir Ahkam
CI
QS. Al-Māidah: 6 ● QS. Al-Nisā’: 43 ● QS. Al-Baqarah: 142, 143, 144, & 145.
84-96
10
CJ
97-105
9
CL
106-108
3
CM
72-83
10
II
09.30 - 10.45
Fiqh Munakahat
CM
Tanda tangan + ngumpulin tugas 2 judul per individu.
84-96
10
CN
97-108
12
CO

Senin, 11 Nop. 2013
NIM
Jml
Jam ke
Mata Kuliah
R
Ket.
72-83
10
I
08.00 - 09.15
Fiqh Mawarist
F9

84-96
10
EA
97-108
12
EB
72-83
10
II
09.30 - 10.45
Hukum Perdata
EL

84-96
10
EM
97-108
12
EN
72-83
10
III
11.00 - 12.15
Ushul Fiqh
EL

84-96
10
EM
97-108
12
EN

Selasa, 12 Nop. 2013
NIM
Jml
Jam ke
Mata Kuliah
R
Ket.
72-83
10
I
08.00 - 09.15
Hadist Ahkam
EL

84-96
10
EM
97-108
12
EN
72-83
10
II
09.30 - 10.45
Kaidah2 Fiqh
EM
“Bahan kuliyah”. Mulai halaman 1 s.d. halaman 6.
84-96
10
EN
97-108
12
EP
72-83
10
III
11.00 - 12.15
HTUN
CG

84-96
10
CH
97-108
12
CI

Rabu, 13 Nop. 2013
NIM
Jml
Jam ke
Mata Kuliah
R
Ket.
72-83
10
I
08.00 - 09.15
Dasar2 Ekonomi Islam
F9
Semua
84-96
10
EA
97-108
12
EB
72-83
10
II
09.30 - 10.45
Peradilan Islam
EL

84-96
10
EM
97-108
12
EN

Note:
            Sebagian materi mata kuliah yang diperlukan bisa di unduh di http://syariah-muamalah-c.blogspot.com/. Dan bagi peserta didik yang sudah pernah presentasi di pertengahan awal semester ini, apa pun mata kuliyahnya untuk mengumpulkan soft copy materi yang dipresentasikan ke ketua kelas.
            Jangan lupa pula untuk meresume materi ma-kul Hukum Perdata mulai bab I s.d. bab 7 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bodoh

Sebuah cerita menelusup masuk ke BBM (Blackberry Mesenger) saya. Cerita lama yang berulang kali saya peroleh dari sejumlah kawan. Namun, ini kali ingin saya olah menjadi tulisan. Disebutkan, seorang pria Tionghoa pergi ke suatu bank di New York City dan berniat untuk meminjam uang sebesar US$ 5.000. Uang itu akan digunakan untuk perjalanan bisnis ke China selama dua minggu. Bankir yang melayani pria tersebut mengatakan bahwa bank membutuhkan suatu jaminan untuk pinjaman tersebut. Pria Tionghoa itu setuju. Ia menawarkan mobil Ferrari baru yang diparkir di depan bank sebagai jaminan atas pinjamannya. Bankir setuju menggunakannya sebagai jaminan. Setelah pria Tionghoa tersebut pergi, sang bankir dan pegawai-pegawai bank tersebut menertawainya. Mereka menganggap pria Tionghoa itu bodoh. Siapa yang tidak bodoh, jika menggunakan mobil Ferrari baru seharga US$ 250.000 sebagai jaminan terhadap pinjaman sebesar US$ 5.000 saja. Seorang petugas kemudian memarkir mobil Ferrari tersebut ke dal...

Budaya Kekerasan

Oleh: Agus Prasetyo Kita semua setuju bahwa budaya kekerasan tidak baik.Ledakan bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton adalah bentuk budaya kekerasan. Oleh karena itu semua orang (kecuali teroris tentunya) mengutuknya. Namun pernahkah kita berpikir bahwa budaya kekerasan telah menyelinap masuk demikian jauh dalam kehidupan kita sehari-hari? Bentuk-bentuk umum dari kekerasan adalah perang, atau bentrokan antara demonstran dengan polisi atau peristiwa penggusuran. Ada baiknya kita mulai berpikir apakah tindakan kita termasuk bentuk kekerasan atau tidak. 1. Dalam Masyarakat Tindakan penggusuran tentu diamini adalah bentuk kekerasan. Namun pernahkah kita berpikir bahwa perilaku berkendaraan yang buruk di jalan seperti menyalip atau melanggar lampu merah adalah juga bentuk kekerasan? Perilaku bunuh diri juga merupakan bentuk kekerasan yang ditujukan pada diri sendiri. 2. Dalam Pendidikan Syarat kelulusan yang sebetulnya baik sering dipakai sebagai dalih untuk beban keuangan tambahan ...

Masih Ada Mukjizat Hari Ini

Istri saya dan saya menggembalakan sebuah gereja. Seorang pria yang akhirnya menjadi teman baik saya, biasanya membawa putrinya yang berusia enam tahun ke sekolah minggu. Dia selalu mengantarkan putrinya dan pergi, saya bertanya-tanya dimana gerangan orang tuanya. Dia sendiri tidak pernah datang ke sekolah Minggu maupun gereja. Suatu hari saya melompat di depan mobilnya dan menghentikan dia. Saya ingin bercakap-cakap dengannya. Ia tahu siapa saya dan itu adalah yang terakhir kali saya melompat ke depan mobilnya. Tetapi ia tancap gas dan segera melaju. Saya dengan sigap melompat kesemak semak. Ia tidak mau berbicara dengan seorang pendeta. Suatu hari saya menerima suatu telpon, Suaranya seperti menangis. Ia berkata,”Pendeta Schambach?” Saya bertanya ,”Siapa ini?” Itu adalah suara ayah gadis kecil itu. Saya berkata,”Oh, pasti ada masalah. Anda memanggil nama saya. Anda berusaha melindas saya ketika kita bertemu terakhir kali. Ada masah apa?” Ia menjawab,”Saya di rumah sakit.” ...