|
Nama
|
Tugas I (teman) Angka
|
Tugas II (teman) Huruf
|
|
M. Iftah Fauzi
|
Wali dan Saksi dalam Pernikahan (Asih)
|
Talak; Pengertian, Syarat Rukun, dan Akibat
Hukumnya (Mudi)
|
|
Heri Iswanto
|
Pernikahan; Arti, Tujuan, Macam2,
Kedudukan Hukum dan Hikmah (Ratna)
|
Nasab dan Hak-Kewajiban Or-Tu terhadap Anak
(Marisa)
|
|
Mohammad Hafidh
|
Fasakh dan Khulu’; Arti, Rukun, dan Akibat
Hukumnya (Fatma)
|
Nusyuz, Siqaq, dan Fungsi Hakamain dalam
Penyelesaiannya (Ifda)
|
|
Innaha Setiawati
|
Syarat dan Rukun Pernikahan (Dwi)
|
Akad Nikah; Arti, Syarat, Shighat, dan
Pelaksanaannya (Irul)
|
|
Erlin Yuliani
|
Talak; Pengertian, Syarat Rukun, dan Akibat
Hukumnya (Marisa)
|
Nafkah, Kiswah, dan Tempat Tinggal Bersama
(Windah)
|
|
Ratna Kartika Sari
|
Pernikahan; Arti, Tujuan, Macam2,
Kedudukan Hukum dan Hikmah (Heri)
|
Hadlonah; Arti, Kedudukan Hukum, Waktu, dan
Pihak2 yg menentukan (Ilfan)
|
|
Dewi Shofiatul Fikri
|
Konsep Peminangan dan Peminangan dalam
Pernikahan (Yusuf)
|
Wali dan Saksi dalam Pernikahan (carina)
|
|
Sugeng Widodo
|
Nasab dan Hak-Kewajiban Or-Tu terhadap Anak
(Ilfan)
|
Konsep Peminangan dan Peminangan dalam
Pernikahan (Nisa’)
|
|
Khoirul Khotimah
|
Masa Iddah; Arti, Macam2,
Akibat Hukum, dan Hikmah (Rinda)
|
Akad Nikah; Arti, Syarat, Shighat, dan
Pelaksanaannya (Inna)
|
|
Lailatul Mukarromah
|
Kedudukan dan Jenis Mahar dalam Pernikahan
(Alfan)
|
Ruju’; Arti, Syarat, Rukun, dan Hikmahnya
(Fatma)
|
|
Choirotun Nisa’
|
Nusyuz, Siqaq, dan Fungsi Hakamain dalam
Penyelesaiannya (Inta)
|
Konsep Peminangan dan Peminangan dalam
Pernikahan (Sugeng)
|
|
Muhammad Yusuf H
|
Konsep Peminangan dan Peminangan dalam
Pernikahan (Fikri)
|
Poligami; Alasan, Syarat, Batasan, dan
Prosedurnya (Asih)
|
|
Budi
|
Hadlonah; Arti, Kedudukan Hukum, Waktu, dan
Pihak2 yg menentukan (Ifda)
|
Syarat dan Rukun Pernikahan (Roni)
|
|
Dwi Antiya Rani
|
Syarat dan Rukun Pernikahan (Inna)
|
Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Rumah
Tangga (Rinda)
|
|
Inta Fitriya
|
Nusyuz, Siqaq, dan Fungsi Hakamain dalam
Penyelesaiannya (Nisa’)
|
Fasakh dan Khulu’; Arti, Rukun, dan Akibat
Hukumnya (Tyas)
|
|
Ayu Sanema Putri
|
Nafkah, Kiswah, dan Tempat Tinggal Bersama
(Tyas)
|
Pernikahan; Arti, Tujuan, Macam2,
Kedudukan Hukum dan Hikmah (Alfan)
|
|
Carina Purwanto
|
Akad Nikah; Arti, Syarat, Shighat, dan
Pelaksanaannya (Roni)
|
Wali dan Saksi dalam Pernikahan (Fikri)
|
|
Iin Novita Yuliani
|
Poligami; Alasan, Syarat, Batasan, dan
Prosedurnya (Suminto)
|
Masa Iddah; Arti, Macam2, Akibat
Hukum, dan Hikmah (Utin)
|
|
Nurul Mutiasih
|
Wali dan Saksi dalam Pernikahan (Iftah)
|
Poligami; Alasan, Syarat, Batasan, dan
Prosedurnya (Yusuf)
|
|
Rinda Nandy P
|
Masa Iddah; Arti, Macam2, Akibat
Hukum, dan Hikmah (Irul)
|
Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Rumah
Tangga (Dwi)
|
|
Windah Yogo S. P.
|
Ruju’; Arti, Syarat, Rukun, dan Hikmahnya
(Zain)
|
Nafkah, Kiswah, dan Tempat Tinggal Bersama
(Erlin)
|
|
Mudi Puspitasari
|
Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Rumah
Tangga (Utin)
|
Talak; Pengertian, Syarat Rukun, dan Akibat
Hukumnya (Iftah)
|
|
Fatma Diantin O.
|
Fasakh dan Khulu’; Arti, Rukun, dan Akibat
Hukumnya (Hafidh)
|
Ruju’; Arti, Syarat, Rukun, dan Hikmahnya
(Ela)
|
|
Tyas Rahmawati
|
Nafkah, Kiswah, dan Tempat Tinggal Bersama
(Ayu)
|
Fasakh dan Khulu’; Arti, Rukun, dan Akibat
Hukumnya (Inta)
|
|
Ahmad Suminto
|
Poligami; Alasan, Syarat, Batasan, dan
Prosedurnya (Iin)
|
Kedudukan dan Jenis Mahar dalam Pernikahan
(Zain)
|
|
Marisa Nurhayati
|
Talak; Pengertian, Syarat Rukun, dan Akibat
Hukumnya (Erlin)
|
Nasab dan Hak-Kewajiban Or-Tu terhadap Anak
(Heri)
|
|
Alfan Huda Maulana
|
Kedudukan dan Jenis Mahar dalam Pernikahan
(Ela)
|
Pernikahan; Arti, Tujuan, Macam2,
Kedudukan Hukum dan Hikmah (Ayu)
|
|
Utin Dewi Permata S
|
Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Rumah
Tangga (Mudi)
|
Masa Iddah; Arti, Macam2, Akibat
Hukum, dan Hikmah (Iin)
|
|
M. Ilfan Fauzi
|
Nasab dan Hak-Kewajiban Or-Tu terhadap Anak
(Sugeng)
|
Hadlonah; Arti, Kedudukan Hukum, Waktu, dan
Pihak2 yg menentukan (Ratna)
|
|
Ifda Faridatul K.
|
Hadlonah; Arti, Kedudukan Hukum, Waktu, dan
Pihak2 yg menentukan (Budi)
|
Nusyuz, Siqaq, dan Fungsi Hakamain dalam
Penyelesaiannya (Hafidh)
|
|
Ahmad Zain A. F.
|
Ruju’; Arti, Syarat, Rukun, dan Hikmahnya
(Windah)
|
Kedudukan dan Jenis Mahar dalam Pernikahan
(Suminto)
|
|
Imam Syahroni
|
Akad Nikah; Arti, Syarat, Shighat, dan
Pelaksanaannya (carina)
|
Syarat dan Rukun Pernikahan (Budi)
|
Oleh: Agus Prasetyo Kita semua setuju bahwa budaya kekerasan tidak baik.Ledakan bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton adalah bentuk budaya kekerasan. Oleh karena itu semua orang (kecuali teroris tentunya) mengutuknya. Namun pernahkah kita berpikir bahwa budaya kekerasan telah menyelinap masuk demikian jauh dalam kehidupan kita sehari-hari? Bentuk-bentuk umum dari kekerasan adalah perang, atau bentrokan antara demonstran dengan polisi atau peristiwa penggusuran. Ada baiknya kita mulai berpikir apakah tindakan kita termasuk bentuk kekerasan atau tidak. 1. Dalam Masyarakat Tindakan penggusuran tentu diamini adalah bentuk kekerasan. Namun pernahkah kita berpikir bahwa perilaku berkendaraan yang buruk di jalan seperti menyalip atau melanggar lampu merah adalah juga bentuk kekerasan? Perilaku bunuh diri juga merupakan bentuk kekerasan yang ditujukan pada diri sendiri. 2. Dalam Pendidikan Syarat kelulusan yang sebetulnya baik sering dipakai sebagai dalih untuk beban keuangan tambahan ...
Komentar
Posting Komentar